imam's

Syahdan atas kesepakatan warga dibentuklah panitia pemilihan RW. Pemilihan umum secara langsung dilakukan untuk menjunjung tinggi demokrasi, justru karena semua warga tidak ada yang mau menjabat sebagai Ketua RW. Sehingga dibuatlah aturan main siapa pun yang mendapat suara terbanyak harus rela agar dirinya menjadi Ketua RW. Hal ini baru kita lakukan di perumahan kami, maklum karena pemukiman baru. Desas-desus dari beberapa bocoran banyak warga yg ngusulin gw jadi er-we ..bwahahaa....kacu deh dunia...., so dengan seribu satu alasan gw buat untuk menghindar dari semua itu... en berhasil!!
cerita ga sampe disitu, beberapa hari lalu dateng ketua rt 11 ke rumah cas-cis-cus sana sini..selang beberapa hari undanganpun datanglah. Ngumpul di mushola yg blom jadi semua RT + perwakilan warga. Sepakat mau bentuk RW baru.
Tapi yang cukup dramatis adalah di tunjuknya gw sebagai ketua panitia...gilee walaupun ane orang sos but ini adalah hal pertama dalam hidup gw. En yg ga abbis pikir padahal banyak warga yg usianya diatas gw so pasti pengalaman/jam terbang mereka pasti lebih banyak. Kadang gw pikir ini hanya manufer warga untuk memanfaatkan tenaga & pikiran gw saja (negative thinking). But setelah gw renungi ga ada salahnya seehh.. itung2 dapet pengalaman baru kan jarang2 pengalaman spt ini, belom tentu setiap orang punya kesempatan...heee akhirnya dapet hikmahnya juga...Semoga panitia yg gw usung ini solid hingga suksesnya acara nanti.....amien....

Categories:

Leave a Reply